Tabur Mas Untuk Semua Tanaman

Merupakan Pupuk dengan teknologi yng efisien dan ramah lingkungan yang menggunakan
bahan organik dan Biofertilizer sebagai pendukung utama dalam input sarana produksi
pertanian. Dengan telah ditemukannya teknologi Biofertilizer dan saat ini telah dikembangkan pula
diperusahaan PT.Agro Lestari Makmur Nusantara dengan nama TABURMAS Pupuk
Bio Organik Cair Plus, terbukti merupakan pupuk alternatif yang telah memenuhi syarat
efisiensi, ramah lingkungan dan dapat meningkatkan daya dukung lahan.Pupuk Bio Organik
Cair Plus mengandung unsur-unsur hara dan hormon tanaman mikrobia-mikrobia yang
bermanfaat sebagai biofertilizer, bioremediasi, mengandung agen hayati mikoriza,Bio Fungisida
trichoderma yang sangat baik untuk mengatasi masalah penyakit yang disebabkan oleh
jamur.

TM sangat efektif untuk :

  • Memacu kesuburan tanah.
  • Menetralisir dan meningkatkan PH tanah.
  • Menekan aktifitas organisme patogen penyakit.
  • Mempercepat masa panen.
  • Mengatur kebutuhan air dalam tanaman.
  • Merangsang pertumbuhan tunas baru.
  • Merangsang pertumbuhan pucuk bunga.
  • Meningkatkan pertumbuhan tanaman.
  • Memacu proses photosintesis.
  • Memperkuat daya tahan tanaman.
  • Mempercepat tanaman untuk berbuah.
  • Meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil panen.
  • Meningkatkan ketahanan tanaman pada penyakit terutama jenis penyakit yang disebabkan jamur.

TM mengandung :

ATURAN PEMAKAIAN :

Aplikasi pada tanaman pangan (padi, jagung, dll).
Untuk padi pembenihan rendam 1 tutup / 1 liter air, selanjutnya untuk pengolahan lahan 15 tutup / 14 liter air dilanjutkan pada usia 1 minggu, dan untuk pemeliharaan dilakukan penyemprotan pada usia 14 hari, 21 hari dan 40 hari, dosis 7 s/d 10 tutup (70-100ml) / tangki 14 liter.

Aplikasi pada tanaman holtikultura (kentang, worter, kubis, cabe, kacang panjang, dll)
Pengolahan lahan dosis 20 tutup / 14 liter air, dilanjutkan penyemprotan pada usia 1 minggu, dan untuk pemeliharaan lakukan penyemprotan pada usia 14 hari, 21 hari dan 40 hari. Dosis 7 s/d 10 tutup (70-100 ml)

Aplikasi pada tanaman keras (karet, sawit, albasia, jati, dll)
Pelobangan 15 tutup (150 ml), penyiraman 1 liter larutkan 100 liter air untuk 25 s/d 35 pohon, aplikasi pada 3 bulan dan untuk pemeliharaan lanjutkan setiap 3 bulan sekali.

Aplikasi pada tanaman singkong.
Perendaan benih 1 tutup / 1 liter air selama 15 menit, pengolahan lahan 20 tutup / tangki 14 liter, dilanjurkan penyiraman lanjutan usia 1 minggu, dan untuk pemeliharaan lakukan penyiraman pada usia 1 bulan & 2 bulan.

Catatan :
Penggunaan pupuk kimia dianjurkan dikurangi secara bertahap 50% – 75%.
Pengurangan pupuk kimia diimbangi dengan penggunaan pupuk kompos dan bahan organik lainnya.
Sebaiknya digunakan setelah atau sebelum 3 atau 5 hari setelah pemakaian pestisida & pupuk kimia.